Panduan Membeli Pakaian Baru di Tengah Pandemi

Mendekati natal serta tahun baru, sebagian warga telah mulai melirik baju baru.

Bisa jadi pakaian Kamu ataupun anak Kamu robek, telah tidak memuat, terserang bercak yang tidak dapat lenyap, ataupun tidak layak lagi digunakan.

Ingin tidak ingin, ini saatnya buat membeli pakaian baru. Tetapi kala membeli pakaian baru, tidak sedikit dari kita yang langsung menggunakannya tanpa di mencuci terlebih dulu.

Tetapi, amankah kita langsung mengenakan pakaian yang baru dibeli di toko?

Lindsey Bordone, Meter. D., dermatolog bersertifikat di Columbia University Medical Center, berkata kalau hendaknya pakaian baru dicuci dahulu saat sebelum dikenakan Kulakan Daster Katun Surabaya .

Alibi awal, kemampuan keberadaan bakteri dari orang lain ataupun area yang menempel di pakaian yang kalian beli.

Baca pula: Metode Cuci Masker Kain yang Benar, Melindungi Virus Tidak Menyebar

Baca pula: Terdapat Banyak Diskon di Mal serta Supermarket? Jangan Buru- buru Belanja, Pelajari Triknya

Ya, semacam yang kita ketahui, baju- baju yang dijual di pertokoan pasti telah sebagian kali dicoba oleh orang lain.

Kita pasti tidak ketahui kan, gimana keadaan kesehatan kulit orang lain?

Bukan tidak bisa jadi bakteri ataupun kuman pemicu penyakit tertinggal di pakaian tersebut.

Kedua, perona serta bahan kimia yang digunakan pada sebagian baju bisa menimbulkan iritasi, bila kalian mempunyai kulit yang sensitif.

Misalnya, formaldehida resin, tipe pengawet yang kadang- kadang digunakan pada pakaian buat menghindari jamur serta menghindari kerut, bisa menimbulkan ruam.

Sebagian besar negeri mengendalikan berapa banyak formalin yang boleh digunakan dalam baju.

Namun, riset tahun 2010 yang dicoba oleh Government Accountability Office di AS menciptakan, kalau sebagian kain yang dijual di AS, memiliki zat kimia lebih dari yang diizinkan, bagi Wall Street Journal.

Kontak dengan formeldahyde bisa menimbulkan eksim tipe allergic contact dermatitis serta irritant contact dermatitis.

Cuci pakaian yang baru dibeli pula dapat menghilangkan perona, yang bisa jadi menimbulkan iritasi.

Dalam perihal penularan bakteri, Will Kirby, Meter. D., dermatolog bersertifikat di Hermosa Beach, California, berkata perihal itu bisa jadi terjalin tetapi kemungkinannya tipis.

Kuman, virus, serta jamur, tidak betul- betul bisa” bertransportasi” pada baju, baginya.(*)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *